SD Katolik Sang Timur Semarang

SD Katolik Sang Timur Semarang

Kasih - Peduli - Cerdas - Transformatif
Terakreditasi A
BERITA

MPLS SD Katolik Sang Timur Berlangsung Meriah, Tanamkan Karakter Melalui Dongeng dan Beragam Kegiatan Edukatif

21/Jul/2026
MPLS SD Katolik Sang Timur Berlangsung Meriah, Tanamkan Karakter Melalui Dongeng dan Beragam Kegiatan Edukatif
Semarang, 15 Juli 2026 - Tanamkan Karakter Melalui Dongeng dan Beragam Kegiatan Edukatif.
SD Katolik Sang Timur melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh semangat dan keceriaan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter yang menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang berlangsung dengan khidmat. Melalui apel pagi, para siswa diajak untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, disiplin, serta rasa cinta terhadap tanah air sejak usia dini. Setelah apel pagi, seluruh siswa mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat dengan penuh antusias. Gerakan senam yang energik membuat suasana semakin meriah sekaligus mengajak anak-anak untuk membiasakan hidup sehat dan aktif.
Keceriaan semakin terasa saat acara hiburan dimulai. Siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler tari dari kelas IV hingga kelas VI menampilkan berbagai tarian yang memukau. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari seluruh warga sekolah dan menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus mengembangkan bakat dan percaya diri. 

Tidak kalah menarik, Bapak dan Ibu Guru mempersembahkan sebuah pertunjukan dongeng bertema "Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat". Dongeng tersebut mengisahkan seorang anak bernama Vina yang memiliki kebiasaan malas bangun pagi, suka membantah, dan enggan membantu ibunya.
Dalam cerita, Vina bermimpi bertemu dengan seorang peri yang sedang menangis karena ditinggal oleh ibunya. Peri tersebut ternyata merupakan gambaran dari sikap dan kebiasaan buruk Vina sendiri. Melalui percakapan dengan sang peri, Vina menyadari bahwa kebiasaan malas bangun pagi, suka membantah, dan tidak mau membantu orang tua hanya akan membawa dampak yang kurang baik bagi dirinya. Saat terbangun dari mimpinya, Vina merasa menyesal. Ia segera meminta maaf kepada ibunya dan berjanji akan berubah menjadi anak yang rajin bangun pagi, patuh kepada orang tua, serta ringan tangan dalam membantu pekerjaan di rumah. Pesan moral yang disampaikan melalui dongeng ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh siswa untuk menerapkan tujuh kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui berbagai kegiatan yang menarik, edukatif, dan menyenangkan, MPLS SD Katolik Sang Timur tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. Semoga semangat, kedisiplinan, kepedulian, dan kebiasaan baik yang ditanamkan selama MPLS dapat terus tumbuh dalam diri setiap peserta didik sehingga mereka menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan membanggakan.
 kembali